Bali Pulina Agro Tourism

you can review at tripadvisor follow this link ย https://www.tripadvisor.co.uk/Attraction_Review-g297695-d3435076-Reviews-Bali_Pulina_Agro_Tourism-Gianyar_Bali.html

Bali Pulina Agro Tourism is very nice place to go, nice view to see and plus nice free coffee sample !

P1010144P1010131P1010139P1010140P1010141

P1010133

P1010094P1010100

IMG_2942_2P1010101P1010099IMG_2941_2P1010108

P1010109
free sample

P1010113

P1010110

Nice view…

P1010114

P1010127

and not only coffee plantation but also some other fruit tree

P1010106

P1010104
green coffee
P1010126
cerry coffee

P1010105P1010147

P1010120
green tangerine
P1010146
sour fruit
P1010119
durian/stingky fruit

P1010117

P1010092
chocolate fruit

Colourfull Bali !

these photo was taken at 2014 when i am still in Bali…

P1000646
@Yuliati homestay, Ubud-Bali
IMG_2760
The owner of homestay make us wearing thaditional Balinesse Cloth, and join them to the Temple
P1000654
we walk along together to the Temple
P1000669
enter the Temple, see the colour of balinesse woman cloth…
P1000666
most woman carry fruit on their head for offering & again…colourfull
P1000658
not only fruits but also dry food for offering
P1000667
i love the colour
P1000668
orange and green any combination of colour…
P1010156
Pretty temple in Ubud,Bali
P1010154
Balinesse woman preparing for the ceremony
P1010155
what a colourfull !!! green, purple, orange…pink i love that!
P1000671
always colourfull…
P1000686
come for offering

and these the biggest ceremony it’s call “Pagerwesi” for detail what is Pagerwesi you can follow this linkย http://gorgeousbali.com/pagerwesi-ceremony-the-way-of-balinese-people-to-be-wise/

IMG_3049_2
the ceremony in Temple was open for public as long we wear the Balinesse traditional clothes!
P1010194
everyone busy waiting for the ceremony begin
P1010195
Pretty Balinesse woman
P1010192
when the ceremony begin there different stage playing the traditional music to be conected to each other so the music continued time to time from different stage
P1010200
man,woman,young and old all come for the ceremony
P1010199
get ready for the ceremony
IMG_3009_2
get ready for the ceremony

the ceremony begin !

IMG_3005_2
pedande/highest caste give their blessing
IMG_3007
and these woman is the wife of those pedande
IMG_3013
i am amaze to see these old lady they still very strong and energic to walk arouns the temple up and down the stairs…

IMG_3036

IMG_3043
this you will never see in other ceremony only in Pagerwesi ceremony!
IMG_3044
all of the man from different temple and different village all running around the temple with bare foot !

i really love the colour !

IMG_3039_2IMG_3016IMG_3011_2IMG_3012IMG_3020_2IMG_3030_2IMG_3032_2IMG_3026

IMG_3025_2
Enter a caption

During Pagerwesi , Balinesse people if able they will held the pray at big temple like jagatnata (where these photo taken) or in Besakih temple.otherwise just in a temple nearest their home.

ima’s collections

yup ini adalah baju-baju hasil design-ku sendiri dan aku jahit sendiri…

aku suka kombinasi hitam dengan loreng-loreng hitam dan putih… kayaknya kelihatan fresh di padu padankan dg sepatu sket warna merah muda,untuk di pake di musim panas nanti…

beautyplus_20160311113515_fast.jpg
ima’s collections
beautyplus_20160311113545_fast.jpg
ima’s collections
beautyplus_20160311113604_fast.jpg
ima’s collections

dan aku juga suka dress warna hijau muda di kombinasi dg jaket kulit warna moca serasi dg sepatu boot’s untuk musim semi ini…

beautyplus_20160327163525_fast.jpg
ima’s collections
beautyplus_20160327163927_fast.jpg
ima’s collections
beautyplus_20160327163642_fast.jpg
ima’s collections

Floral Dress untuk musim panas, yg ini roknya lebih sempit serasi di padukan dg sepatu flat hitam / high heel dan ikat pinggang warna oranye ato floral…menurut temanku ikat pinggangnya bagusan yg warna merah muda begitu jg sepatunya namun aku suka my own fashion…jadi sepatu hitam flat/high heel dg ikat pinggang floral / oranye ini yg aku suka…

beautyplus_20160326122152_fast.jpg
ima’s collections
beautyplus_20160325150601_fast.jpg
ima’s collections
beautyplus_20160325143040_fast.jpg
ima’s collections
beautyplus_20160325142126_fast.jpg
ima’s collections
beautyplus_20160325142051_fast.jpg
ima’s collections

selain bikin baju untuk diri sendiri aku juga bikin baju untuk anak-anak usia 7th dan 8th

img-20160325-wa0005.jpeg
ima’s collections
img-20160325-wa0007.jpeg
ima’s collections

dan sama dg dress ke 3 namun aku bikin roknya lebih lebar/rok payung, serasi aku kombinasikan dg ikat pinggang warna pink dan sepatu high heel warna hitam…

beautyplus_20160327155907_fast.jpg
ima’s collections
beautyplus_20160327160640_fast.jpg
ima’s collections
beautyplus_20160327161729_fast.jpg
ima’s collections

itu beberapa koleksi hasil jahitku murni dari bahan kain alias bukan vermaks seperti link ini :ย https://istribulebagus.wordpress.com/2016/02/26/man-shirt-refashion/

 

 

 

 

 

 

 

 

TKW jadi bini BULE

sambungan dari, TKW jadi bini BULE (bagian 1)

link di bawah ini :

https://istribulebagus.wordpress.com/2016/03/24/tkw-jadi-bini-bule-5/

by : Ima Van Dam

27 agustus 2005,

Jam 4 subuh aku tiba di kampung halamanku, dulu rumahku gubuk dari anyaman bambu, kini Alhamdulillah sudah berdinding tembok walau lantainya cuma semen cor-an belum keramik dan atapnya pun sudah atap asbes. Dulu tak ada kamar cuma ada 2 ranjang tanpa di batasi dinding kini Alhamdulillah sudah ada 4 kamar dan 2 kamar mandi (satu dalam rumah dan satu lagi di luar rumah). Mas Rudi membantuku membawa ย koper gede ku ke dalam kamarku, aku merasa sangat lelah sekali…

“sebaiknya cepetan shalat subuh ndok trus tidur istirahat nanti siang tak bangunin ya”kata ibuku

“iyo wong ayu cepetan shalat trus bobo nanti siang aku kesini lagi ya”kata mas Rudi

“iyo wes, aku yo capek banget mas, tak istirahat dulu lah ” ujarku

Buru-buru mandi dan brrrr…dingin sekali air bak mandi ini (udah hampir 5 tahun gak pernah mandi air dari bak mandi biasa langsung dari shower di singapor) jadi berasa dingin banget neh air. Setelah selesai mandi dan shalat akupun tepar di kasur kapuk yg kata ibu udah di jemur sehari sebelum aku datang (aduhai ini kasur kapuk favoritku banget apalagi habis di jemur enaaakkk banget empuknya gak bisa di bandingin dg kasur springbed).

Entah sudah berapa jam aku tepar di kamar, yg jelas pas aku bangun udah terang banget dan panas sekali…aku berjalan menuju dapur melewati ruang tamu dg mata yg masih agak tertutup dan…

“walah wong ayu udah bangun apa masih tidur, jalan kok sambil merem”mas Rudi berkata, ternyata aku hampir menabrak mas Rudi yg sudah sejak siang tadi datang ke Rumahku.

Mas Rudi cinta pertamaku,

Mas Rudi dia anak yatim piatu yg di angkat anak oleh tetanggaku yg kebetulan tetanggaku itu hanya punya 1 anak perempuan dan sangat ingin punya anak laki-laki namun tidak jua kunjung harapan untuk memiliki anak laki-laki dan akhirnya dia mengangkat mas Rudi sebagai anaknya. Aku kenal mas Rudi sewaktu aku umur 16th pas aku putus sekolah dan mulai bekerja di butik, waktu itu mas Rudi sudah berumur 21 th dan bekerja sebagai supir pengiriman barang di toko cina sebelah butik tempatku bekerja. Awalnya aku sempat kesal dg mas Rudi karena dia suka mencuri-curi pandang bila lagi lewat depan toko, tapi dia baik banget suka traktir bakso dan es cendol dan sering nganterin aku pulang (pake mobil bos nya) karena emang di suruh ma bos sebelah. Kemudian suatu hari di pinggir sungai belakang toko (tempat kami istirahat pas jam makan siang) dia menembakku !

“Dek Siti, aku tresno karo kowe”

aku jadi tersipu malu karena belum pernah ngalamin hal seperti ini sebelumnya…

“ojo bercanda mas”

“aku serius cayang”kata mas Rudi sambil menggenggam tanganku dan menatapku penuh arti.

“piye? mau nggak jadi pacarku? eh ntar aku di kira gak serius, sek tak ulang yo”kata mas Rudi, bikin aku ketawa.

“mau nggak jadi istriku? sumpah aku serius dek Siti, kalau dek Siti mau kita segera menikah aku yo siap dek, dan kalau dek Siti masih butuh waktu, aku mau kok menunggu”

belum juga aku jawab eh Lina teman kerja di butik dan juga Udin dan Jono dari toko sebelah tempat mas Rudi bekerja tiba-tiba muncul sambil meledekku.

“hayoo…ada yg udah jadian neh” ujar mereka serempak.

“selamat ya…selamat” kata mereka lagi.

“wooo ganggu ae kalian ini, dek Siti belum jawab tau, dia mau nggak” kata mas Rudi kesal.

“yo wes, ulang lagi toh Rud sekalian kita jadi saksi” ledek mereka.

“yo tak ulang iki,dieh kayak siaran ulang yak” canda mas Rudi.

“seng mesra Rud, kayak di tv gitu berlutut” ledek mereka lagi.

Belum juga mas Rudi sempat berlutut aku sudah kasih jawaban, biar gak di ledekin lagi,

“gak usah berlutut apaan sih, kalian ini ikutan ae” kataku.

“jawabannya opo, hayo aku yo pengen tau neh” kata mereka .

“iyo, iyo mas aku gellem” jawabku singkat.

“gellem opo” ledek mereka lagi.

“iiihhh udah ah, kalian ngeselin deh” ujarku sewot, sambil balik ke butik.

Sejak hari itu aku diam-diam pacaran dg mas Rudi, karna aku gak mau orang tuaku tau, ntar aku di suruh kawin eh nikah ๐Ÿ˜€ aku kan belum siap dan belum cukup umur. Mas Rudi sangat pengertian dan baik sekali, pertama kalinya dia main ke rumah aku kaget banget, karna aku udah bilang jangan datang ke rumah ntar ortuku marah, tapi mas Rudi tetap datang…

“Assalamualaikum” aku mendengar suara mas Rudi.

“waalaikumsalam”jawab ayahku.

waduh aku jadi deg-deg-an banget…

“cari siapa nak?” kata ayahku

“Dek Siti ada pak? saya teman kerjanya dek Siti pak”

“oh temennya Siti, bentar ya nak silahkan duduk dulu”

Aku pura-pura sibuk di sumur belakang rumah nyuci baju yg udah aku cuci ๐Ÿ˜€

“Ndok ada cowokmu tuh” ucap ayah bercanda.

“Cowok apaan sih yah, orang cuma temen” kirain bakal di omelin ternyata nggak tuh ๐Ÿ˜€

Ibu memanggilku di dapur udah bikin teh manis untuk mas Rudi,

“neh bawa ke temenmu sana” kata ibuku.

“ini teh buat kamu mas, maaf Rumahku begini adanya” kataku

“lagian sampeyan iki nekat banget pake dateng ke Rumah…” bisikku setelah lihat ibu dan ayah ke dapur.

“ya apa salahnya toh cayang, aku kan udah bilang aku iki serius, kalo ortu dek Siti mau aku nikahin dek Siti secepatnya ya aku juga udah siap”

“iiihhh…jgn ngomongin nikah-nikah dulu deh aku tuh mas masih pengen bantuin ortuku nyekolahin adek-adekku”

“iyo-iyo aku yo ngerti dek”

“yo wes ngobrol ma ayahku dulu, aku mesti beresin cucian di sumur belum tak jemur”

Ayahkupun duduk dg mas Rudi dan aku kebelakang mulai menjemur cucianku, tiba-tiba mas Rudi nongol cengar-cengir,

“Sini tak bantuin dek”

“ih gak usah mas, ntar juga selesai kok, eh tadi ngobrolin apa sama ayahku?”

“gak ada, aku bilang aku mau bantuin deh Siti, makanya aku disini sekarang” sambil mas Rudi mulai membantuku jemurin baju-baju cucianku.

“Aku udah biasa dek nyuci baju, nyetrika, masak juga sejak bapak ibuku meninggal dunia, mulai aku umur 8th” cerita mas Rudi.

“maaf mas, aku bikin sedih ya?”

“nggak kok dek, eh ayo buruan ntar kita jalan-jalan ya, aku udah minta ijin ma ayahmu tadi”

“mang boleh kata ayah ?”

“iya boleh, kan aku bilang aku serius mau nikahin dek Siti”

“waduh mas…berani banget sih”

“ya biarin daripada ntar keduluan orang lain gimana?”

“mang mau bawa aku kemana mas?”

“belum tau juga, dek Siti mau kemana?”

“aku mau ngebakso aja hehe”

“oke deh ntar kita ke pasar sore ya sekalian aku mau belanja titipan mbak Musrifah (saudara angkat mas Rudi) ”

sejak hari itu aku dan mas Rudi sering bareng-bareng, berangkat kerja bareng, pulang kerja juga bareng, pas libur kerja jalan-jalan bareng, sering banget mas Rudi bantu-bantu aku di Rumah sampai akhirnya aku memutuskan untuk kerja di singapura.

“mas, aku tak kerja di singapura mas, biar bisa bantu nyekolahin adekku mas”

“hhh…berarti kita mesti berpisah dong cay, berapa tahun?”

“kontrak kerja di singapura tuh 2 tahun katanya mas”

“waduh lama banget, trus kamu mau kerja berapa lama di singapura dek?”

“ya gak tau mas yg jelas sampe adek-adekku kuliah mas”

“kalau memang itu keputusanmu cayang aku akan mendukungmu dan aku akan selalu setia menunggumu” jawab mas Rudi sambil memelukku.

“tapi mas, seumpama kelamaan trus mas Rud ketemu cewek lain…aku iklas kok”

“ngomong opo seh dek, aku pokoknya janji bakalan setia oke?”

Dan akhirnya aku berangkat ke Pt di jakarta waktu itu, dan mas Rudi beberapa kali mengunjungiku ke Pt, selama aku di singapura pun mas Rudi rajin mengirim surat padaku dan aku juga sering nelpon mas Rudi. Kini kami bertemu lagi selama hampir 5th berpisah.

“eh maaf mas Rud gak liat aku, hehe”

“lha gimana mau liat orang mata masih tutup gitu”

“sini-sini cuci muka sana” kata mas Rudi sambil menyeretku ke depan kamar mandi.

“aku lapar bu…” ujarku setelah cuci muka.

“Dek ayo ngebakso ae, udah lama kan gak makan bakso?”

“aku sek kesel mas, ntar sorean aja ngebakso nya”

“yo wes nanti sore”

aku lihat ibu masak sayur urap tempe goreng sambel terasi nasi puti…oh semua makanan yg aku kangenin neh, setelah makan aku pun tidak merasa letih lagi.

“ndok sebaiknya sana jalan-jalan dg mas mu, kasian dia pasti kangen banget”

“ea bu ntar sorean, jam segini masih panas banget neh”

Sore pun tiba mas Rudi membawaku keliling , mas Rudi udah gak kerja sebagai supir lg tp dia sudah punya usaha sendiri (Wartel dan Warnet), aku salut dg kesungguhan mas Rudi.

“mas Rud bos sekarang ya, udah punya usaha sendiri dan 2 karyawan jagain wartel dan warnetnya” ledekku.

“yo, semua itu kan demi dek Siti toh, dulu aku udah bilang kan kalau kita nikah nanti aku gak mau bekerja jadi karyawan lagi tapi aku mau buka usaha sendiri, dan alhamdulillah dek Siti bosku baik dia minjemin uang buat modal usahaku sekarang udah lunas pinjamannya jadi ke depannya insyaAllah hidup kita akan mapan dek ”

“makasih yo mas, kamu baiiiiikkk banget” kataku sambil merangkul mas Rudi kangen banget!

“mas, aku cuma cuti 1 bulan trus aku balik lagi ke singapor ntar”

“loh katanya majikanmu meninggal?”

“ea aku ganti majikan mas”

“trus kapan kita nikahnya dek? aku udah mapan dan siap menikah” kata mas Rudi.

“mas, beri aku waktu lagi…sampai adikku lulus kuliah nanti”

“aku jg bisa bantu kan dek, jadi kamu gak usah pergi lagi piye?”

“mas, aku pengen ngelakuin itu sendiri…tolong ngertiin aku mas ya?”

“yo mau gimana lagi dek, aku yo wes janji akan ngasih kamu waktu seberapa lamapun tak tungguin”

“makasih yo mas”

Sebenarnya aku juga merasa gak enak membuat mas Rud menunggu dan menunggu, tapi aku punya cita-cita untuk menyekolahkan dua adekku, aku gak mau mereka juga putus sekolah seperti aku. Cinta mas Rudi sangat berarti bagiku namun aku masih harus membantu nyekolahin adik-adikku, bingung juga sebenarnya tapi aku harus kuat, dan aku yakin kalau jodoh tak akan kemana. Mas Rudi begitu setia dan pengertian dia selalu membantu keluargaku di saat aku di singapura.

bersambung…

 

 

 

 

TKW jadi bini BULE

sambungan dari, TKW jadi bini BULE (bagian 1)

link di bawah ini :

https://istribulebagus.wordpress.com/2016/03/17/tkw-jadi-bini-bule-4/

by : Ima Van Dam

24 agustus 2005,

Aku berkemas-kemas barangku, waktu aku datang hanya bawa 1 tas berisi sebuah mukena dan sejadah serta Al-qur’an dan 5 stel pakaian, setelah hampir 5th di sini barang-barangku banyak sekali! Baju-baju bermerek yg semuanya di belikan Jenny (sebelumnya gak pernah aku beli baju bermerek) bahkan masih ada 1 lusin alias 12 biji BRA dan Celana- dalam setelan, dari 1 tas jadi 6 tas penuh banget sampai susah menutup resleting tiap tas (namun wkt itu memang gak punya koper gede dan jenny jg gak ada koper gede) akhirnya aku berkemas seadanya dan berencana nanti minta tolong agent untuk beliin koper gede. Gajiku cuma tingga 1 bulan ini, tapi Jenny bilang dia yg nanggung tiket pesawat jadi gak perlu khawatir dan memang gak bisa di ulur-ulur lagi waktunya untuk aku segera pulang krn Jenny jg sudah booking tiket ke Amerika dan Rumah bungalow itu on SALE !

Dengan berat hati kami saling berpelukan, aku menangis tersedu-sedu karena selama hampir 5 tahun aku bekerja pada Jenny tak pernah aku merasa di perlakukan seperti pembantu tp aku merasa selayaknya sahabat yg sangat dekat bahkan seperti saudara ! Tiap kali ke Restoran aku pasti di bawa, jalan-jalan ke Singapor zoo dan safari , ke Marina square, ke Mall dll pokoknya Keluarga ini sangat-sangat baik sekali! Jenny dia juga meneteskan air mata dan berkata :

“right stop crying now, i dont want to see that sad face on you siti, everything gonna be allrite, i am so sorry you have to go home this way”

“no, dont…dont be, dont be sorry, i am glad to have you as my employer, you tough me a lot-a lot things ! how to work, how to write and how to speak english better ! you treat me really well i’ll never forget that! ”

“alrite then, are you ready to go now?”

“yes…lets go”

Jenny pun mengantarku ke Rumah agent dan kami pun tiba di rumah agent… ketemu lagi dg Mr.Ang,

“Hello Siti, meet you again! oooh hoho you look pretty now, long hair very nice” kata mr.Ang.

“Hello sir, good afternoon”kataku.

“Oke bring your thing in and come back here we need to talk”kata mr.ang lagi.

akupun bawa masuk barang-barang, selain 6 tas ternyata Jenny membelikanku banyak sekali cemilan, 4 kaleng biscuit Hong Guan, 5 kaleng jumbo srpingless potato cips, 1 kresek kitkat,dll banyak banget ! setelah semua barang-barang aku taruh di lantai atas (tempat para tkw tidur selama menunggu di jemput majikan) akupun balik ke kantor di mana Jenny dan mr.Ang menungguku.

“well siti, tell me wich airport near to your home?” tanya mr.Ang

“Surabaya airport sir” jawabku

Jenny dan mr.Ang ngobrol dan…

“ok siti your madam buy you a ticket to go home, and she said you always send all your salary to your family every month, so left this month salary only correct?” koreksi mr.Ang

aku cuma mengangguk senyum-senyum hehe…

“oke, here your 1 month salary $240 (singapor dolar) and…your madam give you extra money $1000 (singapor dolar)”

aku jadi meneteskan air mata terharu kerena aku tidak menyangka Jenny memberiku uang sebanyak itu di luar gaji pokokku. Aku peluk jenny lagi dan dia menciumku dan berkata…

“be good siti, you very good girl remember save some money for yourself and good luck on whatever you do next” kata jenny

“Thanks a lot Jenny, thank you so much, good luck to you, be safe back to America and say my hello to Ryan” kataku

 

Setelah Jenny pergi, aku bilang ke mr.Ang aku butuh koper gede dan dia pun membantuku beli koper gede, ticket pesawat ke surabaya sudah di booking and mr.ang jg membelikan kartu telpon untukku jadi aku bisa menelpon ibuku di kampung (lewat telpon tetangga namanya mas Rudi).

tuut…tuuut…aku mendengar nada tunggu di seberang sana,

“halo mas Rudi, iki aku siti di singapor iso tolong jemput emmakku?”

“oh dek siti, iyo iyo, tak tutup sek yo, nelpon neh 20 menit yo”

“oke mas, suwun yo” kataku, 20menit berlalu aku menelpon lagi

“halo assalamualaikum” ku dengar suara ibu di seberang sana

“waalaikum salam bu”

“kok tumben baru 5hari udah nelpon lagi, biasanya kan seminggu sekali, kamu baik2 aja ndok?”

“alhamdulillah sehat bu, disana gimana kabarnya?semuanya baik?”

“alhamduillah semuanya sehat ndok”

“ini bu aku lusa udah pulang, udah beli tiketnya ntar turun di bandara Juanda-Surabaya bu”

“loh, kok mendadak toh ndok?”

“ea bu, majikan meninggal dunia jadi istrinya balik ke amerika ya aku jg harus pulang bu”

“innalillaahi wainna ilaihi roojiu’un” kata ibuku

“bu kasih telponnya ke mas Rudi biar mas rudi catat jam berapa aku nyampe di surabaya biar bisa di jemput tepat waktu, nyalter mobil aja ya bu biar gak cape naik bis nya”

“halo dek siti”kata mas Rudi

“iyo mas, iki tolong di catet yo aku lusa udah nyampe juanda”

“loh mulih toh?”tanya mas Rudi

“iyo mas, cepet ambil kertas dan bolpen ntar keburu kartu telponku habis”

“iyo-iyo, jam piro dino opo?

“jam 7 bengi mas, besok lusa tanggal 26 mas, pas dino jumat”

“iyo-iyo, iki waktu indonesia opo waktu singapor jam 7 iki?”

“iku wes waktu Surabaya mas, eh tolong sekalian jemput yo mas nyalter mobilmu iso toh?”

“oh, iyo-iyo dek, siip beres pokok e, iki tak kasih emmakmu lg yo”

“bu, ya udah ya bawa semuanya ya bu, bapak dan adik-adik jemput ke juanda pake mobilnya mas Rudi tadi aku udah bilang ke mas Rud”

“oh iya ndok, nah pengen tak bawain apa nanti biar bisa di makan pas udah nyampe di juanda ndok?”

“bikinin Tahu kecap dan lontong trus peyek kedelai ya bu”

“iya ndok iya, wes ya…? ”

“iya bu, jangan lupa loh jangan telat jemputnya, assalamualaikum bu”

“walaikumsalam”jawab ibuku

tuuuuuttttt…..tanda telpon sudah putus.

“happy ho, going home soon” kata mr.Ang bercanda

“well actually i dont want to go home yet sir, need more money”

“yea i know siti, but your pasport expired soon either so you need to go back to Indonesia to renew your pasport and you can come back again work in singapore”

“oh yea you rite”kataku gembira

“i tell you what, you can paid $500 now to get you a job while you home and renew your pasport and in return when you back here you straight away got full salary no deduction!”

“and how i gonna back? do i have to go back to the same company i went before?”

“no, you can come to any company not necessary the same one before i will give you the list wich company work with our agency oke?”

“oke then, that maybe easier”

dan akupun menandatangani surat perjanjian bla bla bla aku bayar di muka sementara aku pulkam,rencana sih cuma 1 bulan di kampung trus ke jakarta nyari Pt yg kerja sama dg GH agency lalu balik lagi ke singapura.

Tiba saatnya aku meninggalkan negeri singa ini, dg di antar mr.Ang ke Cangi airport aku pun tiba di Cangi airport. Mr.Ang menukarkan sisa uang yg aku miliki waktu itu, dia mengantarku sampai ke area dimana dia tidak bisa lagi mendampingiku. Mr.Ang menunjukkan tiket memberitahuku dg detail harus lewat gate mana dll, aku pun berterima kasih tas semua bantuan mr.Ang

“oke i only can take you up to here siti, take care oke” kata mr.Ang sambil merangkulku dan mencium pipiku sebagai tanda goodbye

“thank you sir, thanks for everything and see you in a view month”

“bye siti”

“bye sir”

aku pun check in, berhubung gate nya sudah buka aku tak menunda-nunda waktu akupun masuk dg hanya bawa tas kecil karena koper gede ku masuk bagasi. Dalam pesawat aku merasa tenang sekali karena aku tau aku akan kembali ke singapor untuk bekerja lagi, jadi sekarang pulkam itung-itung cuti jumpa keluarga. Dengan jarak tempuh sekitar 2 jam 20 menit (singapura-surabaya) aku pun tiba di bandara Juanda pada hari jumat malam sabtu jam 8 malam aku sudah berada di ruang tunggu menunggu jemputan.

“mbak taxi? nyalter mobilku aja yuk mbak” kata seseorang tak di kenal

“nggak mas, makasih aku di jemput kok” kataku

“wah udah jam 8 neh mbak, sudah gak ada penerbangan loh terakhir jam 7 tadi, orang-orang udah pada pulang tuh, kok si mbak ini yg jemput blm datang jg?”

aku jadi tolah toleh (dalam hati berkata, ea juga sih satu persatu orang-orang sudah pada di jemput dan makin sepi neh) tapi aku pura-pura tenang padahal deg-deg-an juga neh liat mas-mas yg sok nawarin calteran bergerombol dg beberapa laki-laki yg lain kelihatannya serrem-serrem tuh orang. sambil terus tolah toleh aku liat ada wartel deket pos satpam aku pun hendak menghampiri wartel itu sambil menyeret koper gedeku, eh eh ternyata wartelnya sudah tutup!

“mbak mau nelpon? mau pinjam hpku nggak?” kata orang tak di kenal tadi

“ea neh aku mau nelpon, mau ngecek yg jemput aku pada kemana kok blm nongol juga udah hampir jam 9 ini” kataku (waktu itu aku blm punya hp)

“ya udah pake hp ku aja mbak”

“ea tapi aku g ada uang buat bayar pulsa mas, krn udah transfer ke rekening bapakku sebelum aku pulang kemaren”

“ah gampang itu mbak, urusan nanti itu kan kalau yg jemput situ datang bisa bayarin?”

“beneran neh mas g apa-apa?” tanyaku lg (jujur benar-benar terpaksa neh) akhirnya aku pun pake hp si mas itu nelpon nomer hp mas Rudi,

“halo mas Rud, masih di mana neh? udah mau jam 9 dsni tambah sepi semuanya udah pada di jemput tinggal aku doang neh mas”

“iyo-iyo dek siti, maaf banget tadi ban nya pecah pas di jalan malah barusan pake kesasar pula, ini udah deket paling 15 menit lagi nyampe, sampeyan tunggu di ruang satpam ae biar gak di gangguin orang-orang nakal, hati-hati yo”

“iyo iki aku jd rada takut mas soalnya udah sepi neh bandaranya”

“iyo-iyo 15 menit dek yo sabar”

“iyo wes, iki hp nya orang mas, aku pinjam”

“iyo wes ati-ati”

akupun tutup telponnya,

“gimana mbak? udah nyampe mana yg jemput? kalo masih lama mending kita aja yg nganter mbak gimana?” kata mas yg punya hp td

“aduuuh gak deh mas makasih, orang aku udah di jemput masa di anter si mas nya nanti ibu aku bingung dong mas, lagian udah deket kok 15 menit lg nyampe katanya”

mas itu pun berlalu dg muka seremmm…aku jd risih dan merinding deh, aku pun masuk ke ruangan satpam

“pak, pak boleh aku disini nggak? yg jemput aku katanya 15 menit lg baru tiba”

“oh ea mbak, silahkan” kata salah satu satpam

tiba-tiba salah satu satpam itu bertanya hal yg bagiku agak nyeleneh,

“mbak, masih perawan ya? ย umur berapa?”

“kalo di liat dari postur tubuh kayaknya masih seger neh” bisik satpam yg lain

aku jadi gerah banget, yg niatnya mau berlindung malah berasa masuk ke sarang harimau, akupun keluar dari tempat itu, dan berdiri sendirian sedikit menjauh dari post satpam. 20 menit berlalu tak jua kelihatan neh keluargaku dan jg mas Rudi yg katanya cuma 15 menit nyampe. tiba-tiba segerombolan mas-mas tadi termasuk yg minjamin hp ke aku datang mengelilingi tempat aku berdiri, aku jd begidik rada takut…

“tuh kan katanya 15 menit mana…kok blm jg dtg? jangan-jangan mereka nyasar mbak, ayo ikut kita aja, kita antar kok”

“iiiihhh gak usah deh!” celetukku berontak ketika mereka menarik-narik tangan dan koperku

“kalian ini mau apa sih?! aku loh gak ada uang sama sekali! dan dlm koper ini cuma baju-baju aja gak ada yg berharga kalo mau koperku ya udah sana ambil! jangan ganggu aku!” teriakku

“eh si mbak marak orang kita tadi baik-baik kok mbaknya marah-marah gitu jangan sok ya mbak kita loh bisa kasar sam mbak!” gertak salah satu mas itu sambil bisik-bisik bahasa madura yg kebetulan bahasa sehari-hari aku di ruma dg keluargaku, aku pun bicara dlm bahasa madura dg nada keras, mereka kaget karena aku bisa bahasa madura.

“kamu orang madura?”

“ea aku orang madura mang kenapa?”

“weh pantesan gak penakut”

mereka malah menarik-narik aku…dan

“hey! lepaskan! dia adikku!” tiba-tiba mas Rudi sudah di belakang mereka dan mereka kabur pas lihat mas Rudi datang.

mas Rudi langsung memelukku “kamu gak apa-apa?”

“gak mas, aku baik-baik aja kok”

sambil mas Rudi memutari badanku ,

“apaan sih mas, muter-muter gitu”

“gak aku cuma mau pastiin kamu baik-baik aja, gak di apa-apain kan sama preman-preman tadi?”

“gak lah mas, tadi untung mas cepat datang, ibuku mana?”

belum sempat mas Rudi jawab aku sudah melihat mereka berlari ke arahku, ibu, bapak, dan 2 adikku

“Ya Allah…kamu baik-baik aja kan?” kata ibu dan bapakku sambil menangis tersedu-sedu, sementara adik-adikku memelukku erat.

“ya aku gak apa-apa kok bu”

“soalnya tadi ada telpon ke hp mas rud katanya kamu udah gak di bandara udah pulang sendiri pake taxi” tutur ibuku

aku menoleh ke arah mas Rudi sambil bertanya

“beneran mas? ada yg nelpon gitu tadi?”

“iya, terus emmak iku nangis ae bikin aku jadi gak konsen nyetir, jadi pas udah nyampe aku buruan lari kesni sementara emmak dan bapak tak suruh pelan2 aja, kan paling nggak aku iso cepetan”

“suwun mas Rud, udah baik banget ma aku dan keluargaku”

kami pun menuju ke parkiran di mana mas Rudi parkir mobilnya, senangnya bisa pulkam senangnya bisa kumpul-kumpul lagi ma keluargaku.

“ndok ini tahu kecap dan lontongnya”kata ibuku

asyik banget bisa makan masakan ibu lagi…

“tadi bapakmu hampir dah menghabiskan semua lontong nya ”

“apa an orang aku cuma makan 5 bungkus aja” kata ayahku

tak lihat mas Rudi memperhatikanku lewat spion terus

“mas awas nabrak loh matanya tuh melototin spion ngapain”

sambil cengar-cengir mas Rud menjawab

“yo lihat orang cantik lah, kok tambah ayu ae sampeyan dek”

“halah tambahnya di mana? di hidung di kuping?” jawabku

bikin semuanya tertawa,

dari Juanda ke kampungku sekitar 5 jam, capek banget rasanya duduk di mobil lama pengen secepatnya nyampe rumah dan bobo di kasur kapuk…

bersambung…

 

 

Koleksi foto 2006-2015

Buka-buka library foto eh nemu foto jadul tahun 2006 ini… ๐Ÿ˜€

Tahun 2007 aku keriting rambutku ๐Ÿ˜€ aku keliatan so cute deh hehe…

Beberapa bulan kemudian setelah Salon langgananku bilang rambutku sudah bisa di warna aku pun semir rambut warna merah bata, namun karena rambutku hitam banget dan aku gak mau di bleaching jadi warnanya rada gelap tapi bagus kalo pas di timpa sinar matahari kelihatan kemerahan gitu…nah keritingnya pun mulai lurus lagi yg katanya bisa tahan 6bln krn aku memang gak mau yg obatnya terlalu keras, tp dlm beberapa bulan aja rambutku mulai agak lurus lagi…

Ternyata rambutku gak tahan obat keriting dan semir walau rutin intensive care seminggu sekali ke salon langganan tetap aja tuh rambutku jadi rusak pecah bercabang…dan setelah keritingnya sampe sebahu…aku ikat tuh rambut jadi dua kiri dan kanan dan krek krek krek… aku gunting seleher…eh bagus jg ternyata ๐Ÿ˜€ jadi semua rambut bekas obat keriting dan semir musnah sudah ๐Ÿ˜€

1917059_101694589854087_7146465_n-1.jpg

Nah pas Tahun 2008 aku pengen nyoba gemukin badan, karena aku tuh kerempeng banget! tinggi 150cm berat badan 45kg doang ! udah makan yg banyak minum susu banyak makan es krim segala macem deh tp tetap kerempeng gak gemuk juga, trus bosku bilang kalau mau gemuk pake avocado ato buah alpokat kalo aku bilang dlm bahasaku hehe…nah sejak itu aku rajin minum jus avocado *emang demen bngt sama buah yg satu ini. Aku bikin jus avocado 3x sehari (2buah avocado tambah susu kental manis dan es batu) di blender oh rasanya enak sekali *doyan ๐Ÿ˜€ eh beneran dalam 4 minggu berat badanku naik drastis loh ! dari 45kg jadi 52kg! eh busyet aku jadi montok gini yak…rambutku udah panjang lagi *rambutku memang cepat panjang !

foto yg nomer 2 dari kiri itu cuma blow keriting sementara di salon, udah kapok mau keriting permanent, jadi kalo ke salon suka di blow yg keriting tp cuma sementara.ย Gara-gara jadi bohay begini aku harus beli baju dan daleman yg baru loh! yg dulunya aku pake baju ukuran S harus pindah ke ukuran M celana ukuran S harus pindah ke ukuran M, nah Bra jg begitu yg tadinya ukuran 34B harus ganti ke ukuran 36B *udah beli yg 34C gak muat ๐Ÿ˜€ celana dalam juga begitu yg tadinya free size eh mesti ganti yg L size. aduh-aduh aku jadi gak suka gemuk begini pake dress eh belutnya 2 lapis di perut hahahaha… akhirnya aku diet karbohidrat tuh pokoknya gak makan yg namanya roti, mie, nasi jadi cuma makan sayuran, buah-buahan, daging, ikan, plus ngurangi porsi makan deh… no gorengan no ngemil ! banyak minum air putih, eh super banget tuh diet dalam 2minggu berat badan aku dari 52kg turun jadi 47kg! ย sejak waktu itu aku coba menstabilkan berat badanku antara 46-47kg.

Tahun 2009 aku potong rambut lagi *pokoknya udah g mau keriting permanen lagi kapok! ini kelihatan agak merah cuma effect kamera Hp Sony waktu itu teman aku yg fotoin pake hp sony nya.

dsc009.jpg

aku tetap langsing stabil 46-47kg effect kamera tuh blur fotonya ๐Ÿ˜€

dsc0014.jpg

2010…aku tambah cakep deh perasaan ๐Ÿ™‚

1919182_102469393109940_5791612_n.jpg
Taiwan 2010

dan ini juga habis keramas di salon dan blow keriting sementara,

2011… Taiwan musim dingin

165134_175481855808693_3039916_n.jpg
2011 Taiwan winter

 

dan 2012…

198874_197341576956054_8366001_n.jpg
Taiwan 2012 summer
221867_205412176148994_3661965_n.jpg
Taiwan 2012 spring
285277_235567616466783_606338_n.jpg
Taiwan 2012 summer

2013 aku jadi rajin berenang biar langsing ๐Ÿ˜€

10457959_745022515521288_639426991461783356_n.jpg
Taiwan 2013
dsc0013.jpg
Taiwan 2013
171553_183850434971835_1634758_o.jpg
Taiwan 2013

dan foto ini malam terakhir di Taiwan sebelum aku pulkam di bawa makan ke restoran sama agent ku ๐Ÿ˜€

DSC00797

Bulan Mei 2013 aku pulkam…ini foto pas di rumah ๐Ÿ˜€ di Tahun 2013 ini banyak kenangan indah bersama keluargaku…

1240042_624183657605175_1098486809_n.jpg
Indonesia 2013

Bulan mei tanggal 18 “seribu hari” almarhum ayahku…

 

Foto dg ayah itu foto editan iparku, aku tak punya foto terbaru dg ayahku cuma foto2 jadul yg dulu fotonya pake kamera dg klisi gtu blm digital,

976109_577312332292308_699099656_o.jpg
ultahku yg ke 31th

trus bulan juni 2013 adalah ulang tahunku dan aku genap umur 31th tapi aku kelihatan masih belia sih hihihi *pd, nah ceritanya tuh aku udah minta tolong saudaraku untuk mesen kue ultah, sodaraku blg gak perlu mesen ntar tinggal datang aja ke toko kue pasti ada, aku oke oke aja. Nah loh pas hari H nya toko kuenya Closed! alias t u t u p ๐Ÿ˜€ etdah…sodaraku keliling nyari2 toko ultah semua toko kue di daerahku tutup krn pas hari libur ๐Ÿ˜€ alhasil dapetnya *kue terang bulan mini dan lilin ๐Ÿ˜€ ibu minta sate kambing dan aku minta ayam pedas…yah jd begini dah ultahku hahaha tp aku bahagia bngt semuanya happy ini pertama kalinya aku merayakan ultah dg keluarga krn dulu mah boro2 merayakan ultah, cukup makan aja udah untung banget *miskin banget kami ini dulu…

DSC02642
aku genap umur 31th

Trus Lebaran 2013 juga masih di Kampung, ini pas mau berangkat ke masjid untuk shalat eid…

1094779_604342112922663_2105715703_n.jpg
dari kiri, ibu,ponakanku,aku,adekku dan yg cowok anaknya adekku
1005453_604342209589320_769138044_n.jpg
aku,omku dan ponakanku

pas hari lebaran kami jalan-jalan ke kampung asal ibuku…

kami juga jalan2 ke pantai Papuma, masih suasana lebaran jadi pake kerudung hehe ๐Ÿ˜€

1009858_607758109247730_728524483_n.jpg
lebaran 2013
20783_607760672580807_126703389_n.jpg
dari yg cowok, ponakanku,aku,ibu dan adikku yg sendirian ponakanku jg.
264553_572323116124563_2055818675_n.jpg
aku dan adikku

dan aku jg jalan2 ke jateng dg ponakanku yg cewek yg selalu ngikut fashion ku ๐Ÿ˜€

1011235_414726798639926_2043076973_n.jpg
ponakanku dan aku

pas di kereta malah di kira kita kembar ๐Ÿ˜€ padahal umurku selisih 15th dg ponakanku..ya mau gmna lagi lha ponakanku ikutan style ku sih, pas beli baju batik ini neh eh dia ikutan…ya udah keliatan kembaran deh ๐Ÿ˜€ *tantenya kan emang awet muda yak hihihihi *pd

1173665_605490909474450_1594481668_n.jpg
aku 30th, ponakanku 15th

dan ini sehabis lebaran adikku lahiran babynya lucu bngt!

DSC03778
aku dan ponakan kecilku
10001331_698335303523343_724507573_n.jpg
aku dan dua ponakanku

trus hampir 1th di kampung jadi pengangguran, sehabis tahun baru 2014 akupun nyari kerja online…eh dapet job di Bali lumayan lah dari pada nganggur *sambil nungguin doi datang melamarku *uhuk… dan akupun berangkat ke Bali ini foto depan kostku, alhamdulillah nemu kost dekat tempat kerja cuma jarak 10menit jalan kaki ke tempat kerja, ibu kost baik dan tetangga kost jg baik dan kamar kost ku satu-satunya yg ada di lantai atas… aku senang bngt krn kamarnya luas dan kamar mandi dalam plus beranda depan kamar jd luas bngt!

10273753_721398104550396_1197346862057273443_n.jpg
2014 depan kost di Bali
DSC04057
2014 mau berangkat kerja

waktu itu aku kerja jadi waitres di Cafe Vietnam sejak bulan april, setelah 4bulan kerja di cafe itu aku pun dapat job baru untuk jadi SPG di Bandara Ngurah Rai Bali,

Lebaran 2014 aku dapat cuti 3hari dan pulkam…

10341739_770060103017529_1684632800358061096_n.jpg
lebaran 2014 ponakan kecilku umur 7bulan
1909616_770060316350841_7913473767418050392_n.jpg
lebaran 2014
10276998_770018453021694_9041157779806499855_n.jpg
lebaran 2014

aku resign dari cafe dan mulai kerja di bandara sejak bulan agustus 2014

Desember 2014 aku resign dari kerjaku krn si doi mau dateng dan kamipun bersama ๐Ÿ˜€ setelah sekian lama LDR ๐Ÿ™‚

Kami liburan dan menikah di bulan desember (akad doang/sirri) dan sementara sambil menunggu Visa turun kami liburan ke beberapa tempat di Indonesia, namun 2x visa di tolak kamipun harus berpisah hubby hrs balik untuk ngurus bisnisnya dan kami LDR an lagi deh ๐Ÿ˜€

Aku kerja lagi sambil nunggu hubby jemput aku lagi, tapi aku gak balik kerja di bandara krn cuma untuk mengisi waktu beberapa bulan saja sampai hubby datang, aku dpt job di Catering healthy diet! pas banget neh…kerja dapet gaji plus aku bisa dapet ilmu belajar masak, masakan healthy diet, rata2 klien bosku ini orang over weight alias ndut ndut banget deh! dan rata2 mereka berhasil menurunkan berat badan mereka…di catering ini menyediakan menu sarapan, lunch dan dinner jg infused water dan healthy snack, jam kerjanya pun cuma setengah hari / 5 jam kerja saja dari jam 7pagi sampai jam 12 siang senin sampai sabtu.

sepulang kerja kadang2 ya makan ke cafe vietnam tempat aku kerja dulu sekalian nemuin teman lama dstu,

foto 2015

10338609_815749981781874_1557383046489815661_o.jpg
2015 foto di cafe vietnam Bali

libur kerja aku kadang2 muter-muter sendiri ke pantai dekat-dekat kostku,

img_20150324_172916-1.jpg

dan bulan mei tanggal 24 aku sudah tiba di London visaku turun dan bisa ikut suamiku ๐Ÿ™‚ ini foto pas di London Gatwick lagi nungguin kereta krn dari london ke tempat tinggal suamiku sekitar 2-3 jam

IMG_3157
2015 London UK

akhirnya kami bisa bersama-sama lagi ๐Ÿ™‚ di UK,

IMG_3176P1010354P1010386P1010636

horeee ๐Ÿ˜€

 

TKW jadi bini BULE

sambungan dari, TKW jadi bini BULE (bagian 1)

link di bawah ini :

https://istribulebagus.wordpress.com/2016/03/03/tkw-jadi-bini-bule-3/

by : Ima Van Dam

Chritsmas Eve,

Jam 12 malam, ketika aku asyik bermain-main dg David dan Mandy (godson & goddaughternya Majikanku) aku mendengar Jenny memanggil kami untuk turun ke lantai 1 karena puncak pesta akan segera dimulai. Kamipun turun dan,

“quickly come here” kata jenny, dia memberikan aku kembang api dan berkata,

“Go and play with them” kata jenny sambil nunjuk ke arah gerombolan banyak orang di halaman depan pada nyalain kembang api.

Aku cuma senyum-senyum ingat waktu kecil di Kampung suka main kembang api waktu bulan Ramadhan. setelah beberapa waktu kami berkumpul di bawah pohon natal yg sudah tersedia banyak bungkusan hadiah di sekeliling pohon natal tersebut, lalu carol membagi-bagikan nomer (kayak arisan) dan aku juga dapat nomer, Jenny mengocok botol yg berisi nomer-nomer yg sama dg yg kami pegang, satu persatu gulungan kertas dalam botol itu di kocok dan sesuai dg nomer masing-masing boleh mengambil hadiah di bawah pohon natal, dan aku pun dapat nomer 19 ! pas aku buka hadiahnya sapu tangan sutera warna merah ! aku senaaang sekali karena seumur-umur baru kali ini dapat hadiah pesta. Kocokan nomer habis semua hadiah berakhir dg masing pemegang nomer pesta pun berakhir, tamu-tamu pada pulang hanya kerabat dekat Jenny dan Nelson yg menginap. Jenny pun menyuruhku istirahat dan aku bertanya jam berapa aku harus bangun besok? Jenny bilang bangun aja jam 8 pagi berhubung malam ini pesta tidurnya larut malam jam 2 pagi waktu itu, namun aku tidak merasa capek karena terlalu bahagia dg semua ini, orang-orangnya yg ramah baik dan friendly…membuat aku semangat. Keesokannya aku bangun jam 7 pagi krn sudah tak bisa tidur lagi pagi itu aku sungguh semangat bekerja. Pelan-pelan aku turun ke lantai 1 (kamarku di lantai paling atas lantai 4) di lantai 1 masih sepi belum ada yg bangun kayaknya, aku tak tau mesti ngapain jadi aku bikin kopi dan duduk di beranda belakang.

“Morning Siti” tiba-tiba carol muncul.

“morning” kataku sambil tersenyum.

“sleep good?” tanya carol.

“yea”jawabku singkat.

“oke i leave you alone, i have to go back to my apartment”

“oh oke” kataku.

aku liat Carol berlalu dg mobilnya, dan setelah minum kopi aku pun ambil sapu dan cikrak dan aku mulai menyapu halaman depan tiba-tiba…

“ssssttt…psssttt…ssssttt” aku mendengar suara seseorang bersuara seolah memanggilku, aku lihat kiri dan kanan, ternyata di belakang tembok di belakangku cuma keliatan kepalanya doang.

“sssssstttt….aku putri, kamu siapa?” tanya seseorang itu padaku kayaknya tkw indonesia jg.ย “aku siti mbak” jawabku. “bosmu udah bangun?” “belum mbak, mangnya kenapa? ini aku bangun kepagian belum ada yg bangun jd nyapu-nyapu aja” “kalo bosmu bangun ya kita g bisa ngomong, krn pasti kamu ntar di marahin ma bosmu, dulu tkw yg sebelum kamu dia gak betah katanya bosmu jahat” “hah?! masa sih mbak? kok ke aku baik banget” “alah itu mah karena kamu masih baru, coba aja ntar kalo udah lama pasti kamu di marah-marahin tau”. “moga aja nggak mbak, ya udah aku nyapu dulu ya mbak” kataku sambil berlalu.Mendengar cerita dari mbak putri aku jadi takut yg katanya bosku jutex lah jahatlah, tapi kok ya aku merasa bosku baik banget kok.

Aku bersih-bersih meja di dapur, dan Jenny muncul dg tersenyum padaku,

“come here, sit here” kata jenny, akupun nurut aja.

“here the time table for you” jenny menyodorkan jadwal kerjaku, aku perhatikan dg seksama, pagi bangun jam 6, cuci mobil, nyapu halaman, siram bunga-bunga, baru beresin lantai 1, nyapu ngepel dan cuci kamar mandi lantai 1. kemudian beres2 kamar bos di lantai 2, kemudian kamar Ryan lantai 3, seminggu sekali lap jendela kaca, seminggu sekali ganti sprei dll.

“this just time table for you but when you use to it you can adjust your own time, as long you keep all clean” kata Jenny.

“how about cooking?” tanyaku

“don’t bother, you no need to cook we buy food outside, i don’t know how to cookm Nelson home late and Ryan also”

Aku pun mulai melakukan pekerjaanku sesuai jadwal. Dan jam makan siang jenny bertanya

“Siti i am going to buy fried rice, do you want some or you want to eat left over in the fridge?”

Aku cek kulkas, masih ada nasi briyani, ayam KFC, dan ayam bbq sisa semalam,

“well i will eat the left over then, thank you” jawabku

Yah begitulah suasana baru yg aku jalani sebagai TKW di Singapura, bosku baik kerjaanku tak ada masalah lama-kelamaan aku terbiasa melakukan semua tanpa melihat jadwal, bosku tidak pernah komplin mereka suka kerjaku. Dan aku sering ngobrol dg mbak putri dan jg Lisa tetangga sebelah Tkw pilipina dan jessy tetangga sebelah jg tkw srilanka. Jenny dan Nelson tidak melarangku berteman dan ngobrol dg mereka asal kerjaanku beres.

Satu bulan, dua bulan…enam bulan… waktu berlalu aku selesai masa potong gaji dan saatnya aku menerima gaji full,

“Siti what you want to do with your salary?”

“send home please help me” kataku

“all of it?” tanya Jenny

“yes please, it to pay my parent debt and pay my sibling school”

“but you need to keep some money yourself you know, a half for you a half for your family?”

“no, please send all of it to my parent please they need money” kataku

“hhmmm…Indonesian always like that, well its nice to help your family but i tell you again u need to save some for yourself”

“yes i will when my parent debt paid and my sibling finish school”

“alrite siti, i will send for you then”

aku berikan nomer rekening bapakku, dan setelah kirim uang aku nelpon keluargaku sungguh bahagia hati ini bisa bantu keluargaku. Setiap bulan gajian selalu aku kirim semua ke keluargaku dan Jenny selalu mengingatkan aku untuk sisain duit sedikit untuk diriku sendiri, tapi aku selalu kirim semuanya.

Setahun berlalu, dua tahun berlalu, visaku dan work permitku di perpanjang krn aku tidak mau pulang berhubung 2 adikku masih sekolah masih terus perlu biaya. Pasporku waktu itu untuk 5tahun jadi tinggal perpanjang kontrak saja, aku pun tak ambil cuti selama 4 tahun bekerja di keluarga Jenny dan Nelson.

4 tahun 8 bulan…Hal yg tak di inginkan terjadi, Nelson suami bosku meninggal dunia karena serangan jantung mendadak bisnisnya bankrut dan Jenny mau balik ke Amerika Ryan pun sedang kuliah di amerika, jadi mau tak mau aku harus pulang karna pasporpun perlu di perpanjang…Hampir 5 tahun aku bekerja di keluarga ini tanpa masalah sama sekali orang-orang yg baik sungguh pedih rasanya aku harus kehilangan pekerjaanku yg mana dua adikku masih sekolah di SMA kelas 3 hampir lulusan dan butuh uang untuk melanjutkan sekolah adik-adikku ke jenjang yg lebih tinggi lagi, namun apa boleh buat aku harus pulang dulu…

bersambung…