TKW jadi bini BULE

Bagian 2

sambungan dari TKW jadi bini BULE (bagian 2) link di bawah ini :

https://istribulebagus.wordpress.com/2016/04/28/tkw-jadi-bini-bule-11/

Sejak bos laki ngajak pacaran, hatiku tidak tenang bekerja apalagi bos cewe di RS 2minggu aku hanya berdua dg baby wei wei dan aku merasa terancam banget was-was kalau-kalau bos laki nekat melakukan hal hal yg aku takutkan. Aku belum melaporkan ke agent karena bos laki selama ini hanya sebatas kata-kata belum yg aneh-aneh,

Sore itu nenek pamit dia gak pulang ke apartmen karena tidur di apartmennya sendiri (nenek sebenarnya punya rumah sendiri cuma selama ini tinggal dg bosku karena untuk melindungi bos cewe yg sering dipukul sama bos laki)

“Siti, cinthien wo puhulai (Siti, hari ini aku gak pulang), wo sui cai wo cia (aku tidur di rumahku sendiri), yo seme wenti ta kei wo (kalo ada apa-apa telpon aku ya)”

“hao man man cou (oke, hati-hati di jalan)”

alhasil malam itu aku hanya berdua dg weiwei dan bos laki jam setengah sebelas malam baru balik dari restoran, weiwei sudah tidur dan aku lagi nonton TV, tiba-tiba bos laki buka pintu kamarku dan weiwei,

“eh ne hai meo sui aa? (eh kamu belum bobo?)”tanya bos laki

“ayyaaa, ni pu yao fan mah (iiihhh kamu jangan ganggu deh), weiwei sui hen hao (weiwei lagi nyenyak neh), wo khan phien hen hao khan aa (aku lagi nonton filem bagus banget neh), cou khai lah ! (pergi sana!)” kataku

“semeee? hai seng chi? (kamu kenapa sih? masih marah sama aku?)”

“ayyyaaa, meiyo lah, tanse ni hen fan aaa, wo cai khan phien aaa (ah nggak kok, aku gak marah, tapi aku lg nonton filem neh)”

“eh Siti, ne pu shangsing wo mah? (kamu gak percaya padaku?”

“pu shangsing seme lah (gak percaya apaan sih?)”

“wo jente sihuan ni aaa (aku bener-bener suka sama kamu)”

“ni pu yao fan wo lah! (kamu jangan ganggu aku napa sih!), ni cai ce yang wo mingdien yo choule ! (kalo kamu begini terus aku besok pergi dari sini!)” ancamku

“hau hau hau, wo pu hui ce yang (oke,oke oke aku gak bakal gtu lagi deh), couse ni puyao likhai aaa (asal kamu jangan pergi ya), wo pu hui chai suo (aku gak bakal ngomong gtu lagi) wo pu hui fan ni (aku gak bakal ganggu kamu), wo pu hui mo ni aaa (dan aku gak bakalan sentuh kamu)”

“hen hau (baguslah)” jawabku lega

dan sejak hari itu bos laki gak pernah ngomong hal-hal yg ganggu aku tapi sikapnya malah makin maniiiis sekali tambah ngeselin gituh ! suatu hari dalam perjalanan menuju restoran hujan sangat lebat, ketika di lampu merah aku melihat toko indo dg spanduk bergambar bakso ,hadew spontan aku berkata pada diriku sendiri,

“wow, inni tien mai bakso! (wow toko Indo jualan bakso)” kataku

“seme bakso?(bakso apaan sih?)”

“bakso she inni chete tongsi a (bakso makanan indonesia lah)” jawabku

“ni yau mah?(kamu pengen?)”

“meo lah (gak lah)” jawabku

tapi tiba-tiba bos laki putar balik dan parkir depan toko indo, turun beliin bakso untukku gak pake payung walau hujan lebat! ketika aku lihat turun begitu cepat akupun teriak,

“wei laopan, ni yau chi na li aa?(eh bos kamu mau kemana?)” belum juga selesai ngomong dia dah masuk ke toko indo, sementara aku nunggu di mobil sama weiwei krn hujan sangat lebat sekali, alhasil bos laki basah kuyup demi beliin aku bakso…

“wo mai bakso khei ne aaa (aku beliin bakso buat kamu neh)”

“ah ni aaa…puyau mafan lah(kamu tuh gak usah repot-repot lah)”kataku

“meo aaa, khan ni khuaile cou haule (gak merepotkan kok asal kamu seneng aja)” kata bos laki.

Sampai di restoran aku makan bakso deh 😀 dan weiwei juga mau bakso pokoknya apa yg aku makan weiwei jg mau 😀 setelah jam makan siang jam 1 siang bos laki nganter aku dan wei-wei ke klinik untuk nemenin bos cewe, lega rasanya berada jauh dari bos laki.

Malamnya aku di jemput adek bos laki pulang ke apartment, sementara bos laki belum balik dari restoran dan aku berniat untuk curhat sama ama/nenek tentang bos laki yg ngajak aku pacaran dan hal itu membuat aku tidak tenang,

“ama, ni yo shejien mah? (nenek, kamu ada waktu?), wo yao ken ni liao-liao (aku mau ngobrol-ngobrol)”

“uh?! ni seme lah? (hah?! kamu kenapa?)” tanya ama

“cuo she laopan a (itu bos laki) , ciau wo tang tha the ninphengyo (ngajak aku pacaran), hen fan ee (nyebelin banget!)”

“hah?! jen she seng sing ping! (dasar edan!)” kata ama marah,

“tha yo meo moo nii aa? (dia kurang ajar sama kamu nggak?)”

“meo, tan she i ce jiang i ce jiang hen fan (nggak, cuma ngomongnya itu bikin kesel)”

“hau wo ken tha jiang, ni pu yau phaa (baiklah aku akan bicara dg nya, kamu gak usah takut)” kata ama

“hau, sie sie ni ama (baiklah, terima kasih nenek)” ujarku.

Aku tak tahu apa yg ama katakan sama bos laki yang jelas keesokan harinya bos laki sangat berubah sikapnya, tidak ngomong sepatah katapun padaku, selalu mencari-cari kesalahanku, seperti biasanya kalau wei wei main berlari-lari kemudian jatuh biasanya bos laki gak pernah memarahi aku paling cuma bilang hati-hati, asal gak luka parah anak kecil terjatuh itu biasa, nah hari itu beda sekali…waktu itu di restoran aku titipkan wei wei sama pelayan untuk jagain sementara aku ke toilet, wei wei mang gak bisa aku tinggal pasti nangis jerit-jerit manggil namaku, karena dia berlari-lari menuju ke toilet ngejar aku akhirnya wei wei terpeleset jatuh tapi tidak luka sama sekali cuma nangis memanggil namaku “siti…siti…siti…” tiba-tiba bos laki keluar dari dapur lihat weiwei nangis dan aku gak disitu melainkan pelayannya yg kuwalahan membujuk weiwei, bos marah besarrr !

“SITI!!! ni cai nali aaa!!! (siti kamu dimana!!!)” bos berkata dg nada yg sangat keras sekali,

“siti cai cesuo aaa (siti ke toilet)”jawab pelayan yg bantu aku jagain weiwei,

“ni pi cui! (kamu tutup mulut!)” gertak bos laki sama pelayannya.

aku pun segera muncul dan langsung gendong weiwei dan weiwei pun langsung diem gak nangis lagi,

“ni aaa meo yung!! (kamu tuh gak berguna!!), pu hui cauku weiwei!! (gak bisa jagain weiwei)” kata bos laki marak padaku.

“ayya, wo chi cesuo aaa (halah, aku cuma ke toilet doang kok)”kataku

“meo yung! ni cai rang weiwei khu wo sung ni huichi ! (dasar gak berguna!, kamu kalo masih buat weiwei nangis aku pulangin kamu!)” gertak bos laki padaku

aku yg merasa tidak salah apa-apa ya aku emosi banget di katain gak berguna akhirnya aku bertengkar sama bos laki !

“eh wo meio ce yang ee…(eh perasaan aku gak salah apa-apa deh) ,wei wei khu ingwei wo chi cesuo eiii aaa(weiwei nangis krn aku tinggal ke toilet aja), meithien ye ce yang aaa (tiap hari kan gtu)”belaku

“ni ken wo yao chiang hahh?!!! (kamu ngajak berantem?!!!)” gertak bos laki.

“wo pu phaa !!! (aku gak takut!!!), ni suo wo pu hui cauku weiwei (kamu bilang aku gak becus jaga weiwei), nah!!! kei ni cauku aaa, ni hui pu hui? ! (nah, ku kasih weiwei ke kamu coba kamu bisa nggak jaga weiwei?), kei wo khan !!! (buktikan padaku kalau kamu bisa!!!)” jawabku sambil aku serahkan weiwei (yg lagi nangis di gendonganku) pada bos laki, kemudian aku pergi naik taxi ngeluyur !!! 😀

“ni kan chi ! pu yau hu lai!!! (kalau kamu berani pergi sekarang, jangan pernah balik!!!)” teriak bos laki padaku yg sudah berlalu naik taxi 😀

“siensen cuo le, kuai itien (pak supir buruan jalan)” kataku pada supir taxi.

“mafan ni, siaocie yau tai ni chi na li aa? (maaf nona, kamu mau di antar kemana?)” tanya supir taxi.

“tai wo chi calefu (antar aku ke carefour)” jawabku singkat, karena sebenarnya aku jg gak tau mau kemana 😀 yg penting pergi dari bos laki!

Sampai di carefour aku shopping beberapa baju dan pakaian dalam buat ganti, karena rencanaku ntar malam aku mau nginap di hotel depan carefour, gak mau balik ke rumah bos dulu. Setelah belanja baju ganti dan aku makan siang di tapayaki restaurant juga dalam area carefour *kok berasa lagi liburan* 😀 kemudian aku jalan kaki menyeberang jalan menuju hotel dan aku book kamar yg murah NTD 900 (dolar taiwan) / malam sekitar Rp 300ribu. Lumayan ranjangnya ukuran queen bed ada bathtub di kamar mandinya, jendelanya menghadap jalan utama, pemandangan yg indah di malam hari, tiba-tiba hp ku berdering,

“wei…(halo…)” sapaku di hp, yang ternyata ama yg nelpon aku.

“Siti ni cai na li aa? (Siti, kamu dimana?)” tanya ama.

“wo siencai cai hotelu aa (sekarang aku lagi di hotel), carefu bhangpien (sebelahnya carefour)”

“ni mei she mah? (kamu baik-baik aja kan?)” tanya ama lagi.

“wo mei she lah (aku baik-baik aja kok), cuo se laopan aa hen fan! (cuma lagi kesel aja ma tuh bos laki!)” jawabku.

“weiwei mei she mah ama? (weiwei baik-baik aja kan nek?)” tanyaku.

“weiwei, tha hen then ni aa (weiwei, dia sayang banget sama kamu), tha i ce khu ciau ni aa (dia nangis terus manggil namamu terus)”

“hao wo ken tha chiang aa (baiklah biar aku bicara sama weiwei)”jawabku

“weiwei baobe, ni ceme lah? (weiwei sayang, kok nangis terus?), Siti mingdien hulai aa(siti besok balik kok), tanse ni puyau cai khu le hao mah? (tapi kamu jangan nangis lagi ya)”bujukku

“hao, wo yao kuai-kuai te (oke aku gak akan nakal), tanse siti ni yau hulai aa (tapi siti janji balik ya), ta kho kho (janji pokoknya)”

“ta kho kho khaicang (oke janji!!!)”

“weiwei yao ding ama hua (weiwei harus nurut sama nenek ya), yao kuai-kuai sui hau pu hau? (bobo gak boleh nakal oke?)” rayuku

“hau (baik)” jawab weiwei

“wan an weiwei baobe, (selamat tidur sayang) i love you”

“wan an siti, i love you, ching ching (kiss kiss) muach muach”

“hau le siti mingdien wo tai weiwei kuochi ni te hoteluu cuo hau le (baiklah siti besok aku akan bawa weiwei ke hotel tempat kamu nginep ya)” ama berkata

“ran hau wo men chi iyen khan ni te thai thai(kemudian kita langsung ke klinik aja jenguk bos cewekmu)”

“oke ama, wan an (baik nek, selamat tidur)” aku mengahiri pembicaraan di telpon.

bersambung…

 

 

 

 

Advertisements

6 thoughts on “TKW jadi bini BULE

  1. Jadi serem bgt membayangkan majikan2 cowok di arab yg bebas memperkosa tkw2 indonesia. Typikal laki2 bgt ya melakukan apapun sblm dpt incarannya. Hujan deras jg di tebas, coba kalo sdh dpt jgn harap dilakukannya lg! Btw mmg benar brarti ya org sono suka blg dasar gak berguna, soalnya sering dengar di film2 china dan korea bhs itu. Tdnya aku pikir mgkn krn dubbing jd dicari padanan ke bhs indo.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s