TKW jadi bini BULE

Bagian 5

Sambungan dari TKW jadi bini BULE bagian 4

10 Oktober 2010,

Aku sedang bersiap-siap untuk liburan hari minggu seperti biasa, aku pun mencoba baju-baju musim gugur karena di bulan oktober Taiwan musim gugur dan yah cukup dingin.

tok…tok… “amei? kamu sudah bangunkah?” suara majikanku terdengar di balik pintu kamarku.

“udah bos…mang ada apa?” tanyaku merasa terganggu haha.

“oh, sebaiknya segera keluar ya…Fernando nungguin  dari tadi loh”jawab majikanku.

Aku sedikit membuka pintu ” bos…beneran Nando udah di sini dari tadi?” tanyaku tak percaya.

“sekitar 1 jam yg lalu dia udah di sini”.

“ih bos ini…kok gak ngasih tau dari tadi sih?”.

“kata Fernando gak usah kasih tau kok”.jawab majikanku sambil berlalu.

Nando pun cengar cengir depan pintuku. “ih apaan cengar cengir?!” ketusku.

“sini masuk, aku mau minta pendapatmu” kataku ngajak Nando masuk ke kamarku.

“dieh…kamu gitu ya siti…kalau jalan sama aku biasa aja. ini mentang-mentang mau aku kenalin ma temenku kok rempong banget kamu milih bajunya…oh my God ! lihat tuh semua baju kamu keluarin dari lemarimu?” sambil nando membelalakkan matanya melihat ranjangku penuh dg baju.

“yee…kan demi kamu Nando…aku gak mau ntar teman kamu berfikir temannya Nando gak OKE ! “.

“alaaah…kamu tuh pake apa aja bagus…jadi diri sendiri aja ok”.

“ea this is me ! ini diriku sendiri Nando!!! kamu belum tau ya…aku orangnya rempong” kataku sambil melipat wajah ke arah Nando yg pilih-pilih baju di ranjang.

“kayaknya yg warna orange ini bagus…cukup tebal untuk cuaca di luar, jaketnya pake ini aja” sambil dia menunjukkan bungkusan tas dari belakang badannya.

“hah..Nando…ini buat aku? waaah…bagus banget jaket kulit ini…warna cream…topinya lembut” kataku kaum dg jaket pemberian Nando.

“kamu suka kan? ayo ayo cepat ganti baju trus pake jaketnya aku mau lihat” Kata Nando yg langsung keluar dari kamarku. Tak lama aku pun sudah ganti baju yg dipilihin Nando dan memakai jaket pemberian Nando.

“Amei…cocok banget dg baju dan jaket itu” majikanku berkata sambil terus memandangiku.

“wow! kamu selalu cantik apapun yg kamu pakai Siti!” komen Nando.

“oke deh…makasih bos…Nando yuk berangkat” Dan kami pun menuju lift.

“Silahkan masuk Sweetheart” Nando membukakan pintu mobilnya untukku.

“Thanks Love” candaku.

Hanphone Nando berdering…

“ah sebentar ya Siti, aku angkat Telpon dulu”

“hey…udah siap? kami menuju ke hotelmu sekarang”.

“sarapan? oh gitu? oke deh kamu atur aja kalo gitu…see you soon” Nando mengakhiri percakapan di Handphone nya.

“dari temanmu?” tanyaku penasaran.

“ih…kalian kenapa sih pada penasaran gitu…tadi di telpon temanku juga bilang…(jadi kan kamu mau ngenalin teman cewekmu itu ke aku kan?), sekarang kamu yg tanyain dia haaaahhhh…” Nando keliatan kesal.

“gak boleh tanya ya udah…gak usah sewot kali” gerutuku.

“Siti…look at me” Nando mendorong bahuku.

“apa…”kataku sewot.

“senyum…senyum…” Nando berkata sambil mengedipkan sebelah matanya.

Aku pun nyengir kuda ” hihihi…udah ayok jalan…neh mobil dari tadi gak gerak”.

Kamipun tiba di Hotel tempat teman Nando menginap, setelah parkir kami menuju lobby hotel dan di sana cowok Bule guaaanteeeng *uhuk* melambai-lambaikan tangannya ke arah kami.

“Hi Freddie ! apa kabar men…tambah gagah aja” percakapan laki-laki.

aku memutar bola mataku merasa di cuekin.

“Siti sayang…ini temanku dari Belgia namanya Freddie, Freddie…ini Siti temanku dia dari Indonesia” Nando memperkenalkan kami.

“Hi Siti…senang berjumpa denganmu”.

“Hi Freddie…senang jumpa denganmu juga”.

“oh ea aku tadi pesan sarapan untuk kalian berdua, yuk kita sarapan” ajak Freddie.

Kami bertiga pun menuju lantai 4 karena sarapannya di sediakan di cafe lantai 4.

“aku ambilkan sarapan untukmu Siti?” Freddie menawarkan jasa.

“biar aku aja yg ngambilin sarapan buat Siti” Nando gak mau ngalah.

“boleh gak aku ambil sarapanku sendiri?” sembari ku langsung ambil piring karena sarapannya all can eat, ada mihun goreng, nasi goreng, mie goreng, salad sayur lengkap dg macam-macam saos salad, ada telur omelet, ada hardboiled eggdan halfboiled egg, berbagai macam buah, toast, keju, ham dll dan macam-macam minuman, teh kopi jus susu . Aku hanya ambil 2 telur goreng dan seiris buah semangka, dan segelas jus jeruk.

“thats all?” Freddie memperhatikan piringku.

“yups”.

Sambil sarapan aku mendengarkan percakapan mereka bla bla bla…sementara Freddie mencuri-curi pandang padaku.

“hmm…hmm…” Nando berdehem melihat Freddie terus memperhatikanku.

“oh Nando … please…” Freddie terkaget dg deheman Nando.

“Kita mau jalan kan? bertiga…”tanya Freddie.

“ya ealah masak kalian berdua aku di tinggal” gerutu Nando sewot.

“oh relax men…kamu serius banget…Siti…kalian berdua cuma teman kan?”

“ea teman” jawabku singkat.

“tuh kan kan kalian teman…berarti gak salah kan kalau aku curi-curi pandang dg Siti…oh c’mon men…she is so pretty!” Freddie menepuk pundak Nando.

“oke deh aku ke kamar dulu ambil kacamataku” lanjut Freddie sambil berlalu menuju ke kamarnya.

Aku perhatikan wajah nando sedikit sewot. “Nando…kamu sakit?” tanyaku sambil ku meraba dahinya.

“ea sakit…hati…”

“Nando…what are you talking about?”

“kesel aja liat Freddie curi-curi pandang sama kamu”

“loh trus kenapa dari awal kamu ngenalin aku ke dia ?”

“bukan gitu siti…kamu tau kan perasaanku padamu…aku sayang sama kamu…gak iklas aja temanku sendiri melihatmu kayak gitu”

“kayak gimana maksudmu Nando? perasaan biasa aja…sama kayak waktu kamu melihat aku di subway dulu!”

“Janji ya Siti…kita akan selalu berteman…”

“ea Nando kita selalu teman…aku sayang sama kamu juga Nando…tapi sayang…bukan cinta…kamu ngerti kan…?”

“mungkin aku satu-satunya laki-laki yg sangat mengerti kamu Siti…aku tau kamu nyaman dg aku…curhat…nangis…ketawa…nonton…makan bareng…but i know…that’s all! gak bisa lebih dari itu kan”

“Nando…maafin aku…its just a feeling okey…i can’t help it! what you suppose me to do?”

“nevermind…” Nando mengelus kepalaku bagai seorang ayah yg mengelus kepala anaknya.

“hey…what’s up men…? you guys oke?” tiba-tiba Freddie sudah di belakang kami.

Kami pun menikmati hari minggu itu dengan penuh keseruan…Freddie sangat senang bisa kuliner di pasar malam dg kuliner asli khas Taiwan, kami membawa dia ke Flora expo menikmati pameran beraneka ragam bunga dan tanaman. Aku kerepotan karena aku harus menjaga perasaan Nando…

Malam pun tiba dan saatnya kami berpisah…Nando mengantar Freddie ke Hotelnya.

“besok bisa temani aku jalan-jalan lagi?” tanya Freddie pada Nando.

“besok pagi aku ada class, tapi Siti dia jam 4 baru kerja mungkin dia gak keberatan nemenin kamu” Sambil Nando menatap ke arahku meminta persetujuanku.

“oh…yea aku kerja jam 4 sore jadi paginya aku bisa temanin kamu” jawabku sambil menatap mata Nando meminta kepastian apakah aku boleh jalan dg Freddie berdua.

“ya udah kalian berdua besok jalan bareng! aku sibuk hari senen mah”

“so…besok kita ketemu dimana Fred? apa aku ke sini? atau gimana?”

“aku gak tau jalan kan…sebaiknya kamu ke sini Siti…kalau gak keberatan sih”

“oke deh…see you tomorrow Fred!”

“bye Freddie…look after her well tomorrow !” Nando berkata sambil mengacukkan jempolnya.

kamipun nyampe di lantai bawah apartement majikanku.

“Siti…aku kebelet neh…numpang toiletnya ya…aku ikut ke atas”

“oke ayok”

“Siti…enjoy ya besok jalan ma Freddie…he is good man, kalau dia macam-macam kamu telpon aku! ”

“iya Nando…aku dah gede…aku bisa jaga diri kok”

“i know…you are…i just dont want you get hurt again! ”

“thanks Nando…good nite…drive safely…telpon aku ya kalau dah nyampe apartmentmu”.

“nite-nite…tidur yg nyenyak dan makasih untuk hari ini”

“sampai jumpa Nando…”

bersambung…

 

 

Advertisements

3 thoughts on “TKW jadi bini BULE

    1. Ea kisah nyataku sendiri an 😉 tapi 50% yg 50% drama 😅 kamu klik aja link di tiap postingan “TKW jadi bini BULE” nanti kamu akan ke chapter yg pertama 😉 *yg ini postingan ke 25 👌

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s